Hari Anak Nasional 2010

Betapa prihatin saya melihat dan mengalami kondisi saat ini dimana anak-anak banyak yang dijadikan objek pelanggaran hak . Mereka menjadi korban penculikan, kekerasan, serta pemerasan. Mereka tidak bersekolah malah disuruh bekerja entah sebagai pengamen, pengemis, pemulung bahkan ada yang disuruh mencuri.

Seketika saja saya menerawang pada bayangan masa kecil dulu. Masa kanak-kanak yang penuh kebahagiaan, bebas bertingkah namun sarat dengan etika. Bagaimanapun kita bertingkah, akan selalu ada orang yang mengingatkan bahwa apa yang kita lakukan tidak pantas. Dimanapun kita bermain, akan selalu ada rasa aman dan nyaman, karena disana siapapun pasti akan turut menjaga kita.

Sawah ladang menjadi arena bermain yang sangat menantang. Bermain bersama teman-teman sudah menjadi kewajiban selepas pulang sekolah. Ah, betapa bahagianya. Meskipun TV hanya hitam putih, dan siaran yang paling ditunggu adalah Ketoprak Sayembara sama Album Minggu tapi itu sudah lebih dari cukup.

Kini, anak serasa hilang kebebasannya. Mereka menjadi korban perubahan jaman. Kekerasan dan penculikan menjadi isu yang terbaru. Itu yang secara kasat mata terlihat. Yang lebih memprihatinkan sebenarnya adalah pengaruh media. TV terutama. Apa yang dipertontonkan seolah hanya racun bagi anak. Bagaimana tidak, setiap hari antara pagi sampai siang mereka dicekoki infotainment mengenai perzinaan, perselingkuhan, perceraian, kemewahan, dsb. Padahal jam-jam inilah yang seharusnya anak bisa belajar dari TV. Tak ada lagi acara nyanyi-nyanyian lagu anak, siaran cerdas cermat, atau Anak Seribu Pulau. Justru jam tayang untuk acara anak banyak dipindah antara waktu maghrib sampai Isya. Padahal jam inilah anak seharusnya belajar.

Ah, sudahlah. Yang jelas anak harus mendapatkan haknya kembali. Paling tidak melalui momen Hari Anak Nasional tahun ini. Dengan mengusung Tema sentral  “ANAK INDONESIA BELAJAR UNTUK MASA DEPAN”. Dengan Sub Tema: “KAMI ANAK INDONESIA, JUJUR, BERAKHLAK MULIA, SEHAT, CERDAS DAN BERPRESTASI” diharapkan seluruh komponen bangsa terinspirasi untuk terus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul yang memiliki karakter jujur, berakhlak mulia, sekaligus sehat, cerdas dan berprestasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s